Jelajahi
Potensi Kawasan Peruntukan Industri
Data Kawasan Peruntukan Industri Jawa Tengah berdasarkan Rencana Tata Ruang Wilayah kabupaten/kota, sebagai acuan awal perencanaan lokasi investasi industri.
64 KPI
Total Kawasan
21/35
Wilayah Terdata
Potensi Kawasan Peruntukan Industri
Menampilkan 64 kawasan
Kabupaten Brebes
77,83 Ha
KPI Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes
- Dilalui oleh jaringan Jalan Tol Trans-Jawa dan jalur arteri Pantura yang memangkas biaya logistik menuju Jakarta maupun Semarang. - Melimpahnya angkatan kerja lokal dengan Upah Minimum Kabupaten (UMK) yang kompetitif dibanding wilayah barat pulau Jawa - Rencana integrasi dengan jalur kereta api logistik serta dekat dengan akses pelabuhan di Cirebon dan Semarang. Terhubung ke Pelabuhan Tanjung Emas, Pelabuhan Cirebon dan Bandara Kertajati
Kabupaten Cilacap
82,00 Ha
KPI Kecamatan Cilacap Utara & Kesugihan, Kabupaten Cilacap
Lokasi pengembangan PT Cilacap Segara Artha (Perseroda) Karangkandri memiliki dukungan infrastruktur yang strategis, dengan akses melalui Jalan Lingkar menuju jalan arteri utama Cilacap serta kedekatan dengan Pelabuhan Tanjung Intan dan Bandara Tunggul Wulung. Konektivitas akan semakin diperkuat oleh rencana pembangunan Tol Batas Jawa Barat–Cilacap–Yogyakarta, dengan rencana Exit Gate Jeruklegi berjarak sekitar 11 km dari lokasi. Dari sisi utilitas, kawasan didukung jaringan air bersih dari IPA Kesugihan berkapasitas 550 liter/detik serta jaringan perpipaan yang telah tersedia di sepanjang Jalan Lingkar. Ketersediaan listrik juga didukung melalui fasilitasi PT Cilacap Segara Artha (Perseroda) dengan PLN untuk memastikan kemudahan interkoneksi dan pemenuhan kebutuhan listrik investor.
Kabupaten Demak
102,00 Ha
KPI Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak (102 Ha)
Jaringan jalan dan konektivitas strategis, termasuk Jalan Pantura, jalan provinsi/kabupaten, serta akses Tol Semarang–Demak dengan exit tol di Kecamatan Sayung. Tersedia jaringan listrik, jaringan telekomunikasi, serta sistem penyediaan dan jaringan sumber daya air. Beberapa wilayah juga memiliki dukungan jaringan gas, jaringan kereta api, serta infrastruktur transportasi laut dan pelabuhan, sehingga secara umum mendukung kebutuhan operasional, distribusi, dan logistik kegiatan industri.
Kabupaten Demak
255,00 Ha
KPI Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak (255 Ha)
Jaringan jalan dan konektivitas strategis, termasuk Jalan Pantura, jalan provinsi/kabupaten, serta akses Tol Semarang–Demak dengan exit tol di Kecamatan Sayung. Tersedia jaringan listrik, jaringan telekomunikasi, serta sistem penyediaan dan jaringan sumber daya air. Beberapa wilayah juga memiliki dukungan jaringan gas, jaringan kereta api, serta infrastruktur transportasi laut dan pelabuhan, sehingga secara umum mendukung kebutuhan operasional, distribusi, dan logistik kegiatan industri.
Kabupaten Demak
271,00 Ha
KPI Kecamatan Karang Tengah, Kabupaten Demak (271 Ha)
Jaringan jalan dan konektivitas strategis, termasuk Jalan Pantura, jalan provinsi/kabupaten, serta akses Tol Semarang–Demak dengan exit tol di Kecamatan Sayung. Tersedia jaringan listrik, jaringan telekomunikasi, serta sistem penyediaan dan jaringan sumber daya air. Beberapa wilayah juga memiliki dukungan jaringan gas, jaringan kereta api, serta infrastruktur transportasi laut dan pelabuhan, sehingga secara umum mendukung kebutuhan operasional, distribusi, dan logistik kegiatan industri.
Kabupaten Demak
743,00 Ha
KPI Kecamatan Karang Tengah, Kabupaten Demak (743 Ha)
Jaringan jalan dan konektivitas strategis, termasuk Jalan Pantura, jalan provinsi/kabupaten, serta akses Tol Semarang–Demak dengan exit tol di Kecamatan Sayung. Tersedia jaringan listrik, jaringan telekomunikasi, serta sistem penyediaan dan jaringan sumber daya air. Beberapa wilayah juga memiliki dukungan jaringan gas, jaringan kereta api, serta infrastruktur transportasi laut dan pelabuhan, sehingga secara umum mendukung kebutuhan operasional, distribusi, dan logistik kegiatan industri.
Kabupaten Demak
52,00 Ha
KPI Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak (52 Ha)
Jaringan jalan dan konektivitas strategis, termasuk Jalan Pantura, jalan provinsi/kabupaten, serta akses Tol Semarang–Demak dengan exit tol di Kecamatan Sayung. Tersedia jaringan listrik, jaringan telekomunikasi, serta sistem penyediaan dan jaringan sumber daya air. Beberapa wilayah juga memiliki dukungan jaringan gas, jaringan kereta api, serta infrastruktur transportasi laut dan pelabuhan, sehingga secara umum mendukung kebutuhan operasional, distribusi, dan logistik kegiatan industri.
Kabupaten Demak
58,00 Ha
KPI Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak (58 Ha)
Jaringan jalan dan konektivitas strategis, termasuk Jalan Pantura, jalan provinsi/kabupaten, serta akses Tol Semarang–Demak dengan exit tol di Kecamatan Sayung. Tersedia jaringan listrik, jaringan telekomunikasi, serta sistem penyediaan dan jaringan sumber daya air. Beberapa wilayah juga memiliki dukungan jaringan gas, jaringan kereta api, serta infrastruktur transportasi laut dan pelabuhan, sehingga secara umum mendukung kebutuhan operasional, distribusi, dan logistik kegiatan industri.
Kabupaten Demak
156,00 Ha
KPI Kecamatan Mijen & Karaganyar, Kabupaten Demak
Jaringan jalan dan konektivitas strategis, termasuk Jalan Pantura, jalan provinsi/kabupaten, serta akses Tol Semarang–Demak dengan exit tol di Kecamatan Sayung. Tersedia jaringan listrik, jaringan telekomunikasi, serta sistem penyediaan dan jaringan sumber daya air. Beberapa wilayah juga memiliki dukungan jaringan gas, jaringan kereta api, serta infrastruktur transportasi laut dan pelabuhan, sehingga secara umum mendukung kebutuhan operasional, distribusi, dan logistik kegiatan industri.
Halaman 2 dari 8 · 64 data
Peta © Kontributor OpenStreetMap