Kota Surakarta

Latar Belakang :

Kota Surakarta tumbuh seiring dengan berpindahnya ibu kota kerajaan mataram islam dari Kartasura ke Sala. Awalnya, Sala adalah sebuah desa di tepi Sungai Bengawan Sala. Sejak abad ke-14, Desa Sala dikenal dengan perlintasan perdagangan antar daerahnya.

Menjelang tahun 1742, Paku Buwana II yang memerintah Mataram Islam ingin memindahkan ibu kota setelah istananya dirusak oleh pemberontakan Sunan Kuning (Geger Pecinan). Desa Sala kemudian dipilih sebagai ibu kota baru setelah pertimbangan rasional seperti letak geografisnya yang berada di jalur perdagangan, kondisi topografis yang berada di dataran rendah dan demografis berupa ketersediaan tenaga kerja.

  • Luas
  • : 46,72 km²
  • Jarak Ke Semarang
  • : 105 km
  • RTRW
  • : Total Luas Lahan KPI Kota Surakarta 19,19% dari luas wilayah kota surakarta
  • Pertumbuhan Ekonomi
  • : 6,25 % (2022)
  • Tingkat Inflasi
  • : 0,11 % tahun 2022
  • Total Populasi
  • : 523.008
  • UMK
  • : Rp 2.416.560 (2025)
  • Komposisi Usia Produktif
  • : Laki - Laki : 257.257 Perempuan : 265.751
    Ketersediaan Tenaga Kerja
    Kategori : Jumlah
    Laki-laki : 4,087
    Perempuan : 1,950
    Lulusan SMA/SMK : 3,374
    Lulusan dibawah SMA/SMK : 753
    Lulusan Sarjana : 102
    5 Jurusan Terbanyak : SMU - IPS, SMU - IPA, MANAJEMEN, AKUNTANSI, ILMU HUKUM
    Potensi Kelulusan
    Kategori : Jumlah
    Laki-laki : 0
    Perempuan : 0
    Lulusan SMA/SMK : 0
    Jurusan :

    Proyek Siap Ditawarkan

    Pusat Distribusi Logistik Masa Depan Solo Raya

    Proyek "Pusat Distribusi Logistik Masa Depan Solo Raya" adalah inisiatif strategis BUMD Perumda PAU Pedaringan berupa ekspansi masterplan terpadu seluas 9,6 Hektar. Proyek ini didesain tidak ...