Pengembangan Kawasan Terpadu Kambing Karangpucung
Proyek Potensial

Latar Belakang :
Pengembangan Kawasan Terpadu Kambing Pengembangan Kawasan Terpadu Kambing Karangpucung merupakan suatu upaya mengembangkan sebuah peternakan kambing yang selama ini hanya difokuskan untuk kegiatan budidaya penggemukan guna diambil dagingnya yang juga akan ditambahkan fase penanganan pasca panennya yaitu dengan mendirikan industri olahan susu kambing.
Susu kambing memang belum sepopuler susu sapi, namun keberadaan susu kambing juga memiliki pangsa pasar tersendiri yang masih sangat potensial untuk dikembangkan. Dalam Kawasan Terpadu Kambing Karangpucung nantinya akan ada beberapa kegiatan, diantaranya proses budidaya (indukan dan pembesaran), penyediaan pakan hingga proses pengolahan susu siap konsumsi. Dipilihnya jenis Kambing Karangpucung karena pada lokasi ini terdapat salah satu jenis kambing yang dapat menghasilkan susu dengan kualitas lebih tinggi jika disilangkan dengan jenis Kambing Saanen atau dikenal dengan jenis Kambing Sapera.
Nilai Investasi | Kawasan Budidaya Kambing Perah: Rp97,21 miliar; Pabrik Susu Kambing Rp62,76 miliar | |
Skema Investasi |
Build Operate Transfer maksimal 15 tahun |
|
Kondisi Saat Ini |
Pemeliharaan oleh masyarakat setempat saat ini masih dilakukan dengan sistem tradisional. Fokus pemeliharaannya diarahkan ke budidaya pembesaran untuk diambil dagingnya. Usaha peternakan kambing yang selama ini hanya berfokus pada produksi daging. |
|
Ruang Lingkup Proyek |
Pembangunan 2 buah pabrik terpadu yaitu kawasan budidaya kambing perah dan pabrik pengolahan susu kambing. |
|
Ketersediaan Pasar |
Jawa Tengah, Jawa Barat dan DI Yogyakarta. |
|
Luas Lahan | 109 Ha | |
Sumber Air |
Ketersediaan air baku dan jaminan pasokan air baku dinyatakan layak untuk memenuhi kebutuhan investasi (PDAM Tirta Wijaya) |
|
Kelistrikan |
Lokasi pembangunan potensi investasi kelapa sudah terjangkau oleh jaringan listrik (pasokan PLTU Adipala, PLTU Cilacap 1 dan 2) |
|
Telekomunikasi |
Jaringan Telekomunikasi sudah tersedia dengan memadai (di Kabupaten Cilacap terdapat 247 warung internet pertahun 2020) |
Npv | Investasi Budidaya Kambing Perah : Rp 5.261.883.861 (layak, karena nilai NPV nya positif) Investasi Pabrik Susu Kambing : Rp 36.404.824.520 (Layak, karena nilai NPV nya positif) | |
Irr | Dairy Goat Cultivation Area: 15%; Goat Milk Factory: 15% | |
Bc Ratio | - | |
Payback Period | Investasi Budidaya Kambing Perah : 5 tahun 10 bulan 14 hari (layak, karena nilai PP < umur ekonomis investasi 10 tahun) Investasi Pabrik Susu Kambing : 3 tahun 5 bulan 12 hari (layak, karena nilai PP < umur ekonomis investasi 10 tahun) |
Nama Pic | DPMPTSP Kabupaten Cilacap | |
Nama Instansi | Kabupaten Cilacap | |
Alamat Instansi | Jalan Dr. Sutomo No. 2, Cilacap Regency | |
Hp/Email | 0282 544197 / dpmptsp@cilacapkab.go.id |