Pengembangan Air Terjun Curug Sewu

Proyek Prospektif

Latar Belakang :

Berdasarkan posisi geografis dan kondisi topografi Kabupaten Kendal memiliki beberapa potensi baik berupa dataran tinggi yang merupakan daerah perbukitan maupun dataran  rendah yang berupa garis pantai. Dari dataran tinggi tersebut salah satu obyek wisata unggulan Kabupaten Kendal adalah Obyek Wisata Air Terjun Curug Sewu yang berada di Desa Curug Sewu Kecamatan Patean Kabupaten Kendal. Dari potensi wisata tersebut masih banyak potensi – potensi yang dapat dikembangkan yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dan meningkatkan penerimaan daerah Kabupaten Kendal, mengingat banyak potensi yang masih dapat dimaksimalkan dengan memanfaatkan aset milik pemerintah daerah yang belum dimanfaatkan sehingga keberadaannya dapat menjadikan nilai tambah (Value Add) yang berdampak dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat baik secara ekonomi maupun efek sosialnya. 

Kawasan Curug Sewu terletak di Kecamatan Patean, Kabupaten Kendal. Air terjun ini terdapat di Desa Curug Sewu. Dari situlah nama air terjun ini diambil dan dijadikan sebagai objek wisata di Kabupaten Kendal. Air terjun Curug Sewu berada di titik koordinat 7 5' 8.64" S 110 5' 58.15" E dan berada di ketinggian 650 m dpl. Curug Sewu bisa diakses dari mana saja, baik dari Kota Kendal, Kota Semarang, dan Kabupaten Temanggung. Jika diperhitungkan dari Kota Kendal, maka dapat ditempuh dengan jarak 40 km.

Ada dua jalan utama yang bisa diakses yaitu menggunakan jalur Wekeri-Sukorejo (dari arah barat) dan Boja-Patean (dari arah timur). Selain kedua jalur tersebut, jika diakses dari Kabupaten Temanggung maka dapat ditempuh sekitar 1,5 jam.

Maksud dan Tujuan:

  1. Maksud, Penyusunan proposal proyek investasi Pengembangan Obyek Wisata Air Terjun Curug Sewu Kecamatan Patean Kabupaten Kendal yaitu untuk pemanfaatan tanah di area curug sewu sebagai pembangunan  perhotelan dan Sarana rekreasi masyarakat di Obyek Wisata Air Terjun Curug Sewu  Kecamatan Patean Kabupaten Kendal (Tanah Milik Pemerintah Daerah Kabupaten Kendal) guna meningkatkan pendapatan asli daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

  2. Tujuan, Penyusunan proposal ini adalah memberi informasi kepada investor yang berminat untuk menanamkan investasinya dalam Pengembangan Wisata  Air Terjun Curug Sewu Kecamatan Patean Kabupaten Kendal.

 

Nilai Investasi Rp36,15 miliar
Skema Investasi

Build Operate Transfer maksimal 20 tahun

Kondisi Saat Ini

Kondisi Kawasan Curug Sewu adalah terdiri dari kegiatan wisata, kegiatan jual beli, dan kegiatan pelayanan penginapan. Dalam hal ini pengelola Disporapar yang ditangani langsung oleh UPTD obyek wisata. Pengunjung ke tempat wisata ini setiap harinya rata -  rata 450 hingga 500 orang. Jika dilihat dari jumlah pengunjungnya maka bisa dikatakan wisata ini mempunyai angka daya tarik minat masyarakat yang cukup tinggi yang didukung sarana dan prasarana sebagai berikut:

  1. Terdapat banyak fasilitas yang ditawarkan di kawasan Curug Sewu. Masyarakat khususnya luar kota, tentu akan merasa bosan jika hanya melihat curug saja. Keberadaan fasilitas-fasilitas ini merupakan alternatif pilihan yang bisa dinikmati oleh pengunjung.
  2. Harga Tiket Masuk Wisata :Pemda menetapkan tarif sebesar Rp 5.000 per orang hari biasa; Rp. 7.000,- hari libur; dan Rp. 10.000,- pada hari-hari  khusus.
  3. Sarana Penunjang:Obyek Wisata Air Terjun Curug Sewu memberikan ruang yang berada di luar kawasan Curug Sewu kepada para pedagang untuk berdagang menjajakan makanan. 
  4. Penginapan: Obyek Wisata air terjun curug sewu juga menyediakan penginapan di sekitar kawasan Curug Sewu. Jenis penginapan ini berupa hotel yang dikelola oleh swasta. Jumlahnya pun sedikit dan masih belum mempunyai fasilitas yang lengkap. Sehingga pengunjung enggan untuk menginap di sekitar Curug Sewu dan lebih memilih menginap di Kota Kendal atau luar Kabupaten Kendal.
  5. Aksesibilitas : Kondisi jalan menuju Curug Sewu sangat bagus. Akses untuk kendaraan pribadi maupun bus menuju objek wisata ini dari kota Kendal dapat ditempuh dari dua jalan utama. Bila dari arah barat menggunakan jalur jalan provinsi Weleri -Sukorejo yang terlebih dahulu melalui kota Cepiring. Sedangkan dari arah timur juga menggunakan jalan provinsi jalur Boja-Patean. Kondisi jalan kedua jalur ini sudah beraspal mulus akan tetapi berkelok-kelok naik turun medannya. Selain kedua jalur di atas Curug sewu juga bisa ditempuh dari Temanggung dengan waktu tempuh sekitar 1,5 jam berkendara. Bagi yang menggunakan kendaraan, dari kota Semarang naik bus jurusan Sukorejo, melewati Mijen, Boja dan selanjutnya dari Sukorejo naik angkot atau ojek ke Curug Sewu sekitar 7 km perjalanan.

 

Ruang Lingkup Proyek

Kawasan Curug Sewu rencananya akan dikembangkan menjadi 16 zona dengan pembagian sebagai berikut:

  1. Pendopo
    Zona pendopo merupakan zona yang berfungsi sebagai pintu masuk ke dalam kawasan Curug Sewu.
  2. Taman
    Zona taman merupakan zona yang dimanfaatkan sebagai boulevard sebelum menuju ke area Curug Sewu beserta fasilitas - fasilitas yang ada disana. Zona ini sekaligus juga dimanfaatkan sebagai rest area dan tempat santai untuk para pengunjung Curug Sewu.
  3. Plaza Penerima
    Plaza penerima berfungsi sebagaimana seperti zona taman. Letaknya berada paling depan di kawasan Curug Sewu.
  4. Koridor Utama
    Koridor utama merupakan penghubung (akses) yang digunakan untuk menghubungkan zona depan dengan zona pusat yang berupa plaza utama di kawasan Curug Sewu.
  5. Area Parkir
    Area parkir merupakan zona yang berfungsi sebagai tempat parkir para pengunjung Curug Sewu. Zona parkir dibagi menjadi 2 yaitu untuk kendaraan roda dua dan kendaraan roda empat.
  6. Hotel (fasilitas convention, resto, dan lain - lain)
    Zona hotel merupakan zona yang terdapat fasilitas hotel, convention, resto, dan lain - lain yang berfungsi untuk melayani kebutuhan para pengunjung.
  7. Plaza Utama
    Plaza utama adalah zona pertengahan atau sumbu yang ada di kawasan Curug Sewu.
  8. Resort Hotel
    Zona resort hotel merupakan area menyambung dengan zona hotel. Fungsinya yaitu untuk pelayanan kebutuhan para pengunjung Curug Sewu.
  9. Menara Pandang
    Menara pandang merupakan salah satu fasilitas yang disediakan untuk pengunjung yang ingin melihat bentang alam sekitar kawasan Curug Sewu.
  10. Food Court
    Food court merupakan zona yang berfungsi untuk memenuhi kebutuhan para pengunjung khususnya dalam hal jual beli makanan.
  11. Panggung Terbuka
    Panggung terbuka merupakan fasilitas yang biasanya disewakan pada masyarakat luas yang ingin mengadakan acara resmi maupun non resmi.
  12. Area Kera Liar
    Zona ini merupakan salah satu zona yang bisa dikembangkan karena zona ini mempunyai potensi yaitu adanya kera - kera liar yang bisa dimanfaatkan untuk wisata tambahan di kawasan Curug Sewu.
  13. Plaza Kolam Renang dan Kebun Binatang
    Plaza ini berfungsi sebagai boulevard untuk masuk ke dalam area kolam renang dan kebun binatang.
  14. Plaza Bermain
    Plaza bermain berfungsi sebagai pintu masuk ke area taman bermain.
  15. Taman Bermain
    Taman bermain berfungsi sebagai tempat yang disediakan untuk bermain anak - anak secara outdoor.

 

Ketersediaan Pasar
Luas Lahan 6,373 Ha
Sumber Air
Kelistrikan
Telekomunikasi