Pengembangan Aqua Edu Culture Park Panjang Island

Proyek Siap Ditawarkan

Latar Belakang :

Pariwisata telah menjadi salah satu industri utama banyak negara di dunia. Tidak ketinggalan negara Indonesia yang berusaha untuk mengambil peluang dari Industri tersebut. Perkembangan pariwisata di Indonesia dalam lima tahun terakhir sangat pesat, karena tiap daerah berusaha untuk mengoptimalkan potensi daerahnya dalam rangka mendongkrak industri pariwisata. Hal ini didukung adanya otonomi daerah yang memberikan keleluasaan kepada daerah untuk memaksimalkan pemanfaatan potensi yang dimiliki dalam rangka meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Pengembangan potensi tersebut dilakukan dengan tetap memperhatikan pembangunan pariwisata yang berkelanjutan.Usaha pengadaan dan pengembangan obyek pariwisata merupakan salah satu upaya dalam rangka menunjang pertumbuhan daerah di sektor non-migas, yang dampaknya dapat memberikan kontribusi positif guna meningkatkan pendapatan daerah serta menunjang kegiatan-kegiatan di sektor informal dan jasa. Hal ini juga dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Jepara guna meningkatkan potensi daerah dan juga bertujuan dapat memberikan peran aktif guna pengisian perencanaan pembangunan wilayah, serta meningkatkan taraf hidup masyarakat di lingkungan sekitar objek wisata yang akan dikembangkan.Sejalan dengan dinamika perkembangan pariwisata, saat ini pariwisata merambah dalam  berbagai  terminologi  seperti sustainable  tourism development,  village  tourism,  ecotourism, maupun edutourism yang  merupakan  pendekatan pengembangan kepariwisataan untuk menjamin agar wisata dapat dilaksanakan dengan tetap memperhatikan daya dukung lingkungan.

Kabupaten Jepara merupakan kabupaten pesisir memiliki panjang pantai +82 km, sehingga memiliki potensi pariwisata bahari yang dapat dikembangkan untuk menciptakan lapangan pekerjaan dan peningkatan perekonomian daerah. Potensi wisata yang ada di Kabupaten Jepara meliputi wisata alam, wisata bahari/pantai, wisata religi, wisata sejarah, wisata budaya, sentra kerajinan dan wisata kuliner. Potensi wisata lainnya yang berkembang di Kabupaten Jepara adalah Wisata Alam yaitu Pantai Bandengan, Pantai Kartini, Kepulauan Karimunjawa, Pantai ombak mati Bondo, Desa Wisata Tempur (Candi Angin), Desa Wisata Plajan. Wisata Budaya (Makam Mantingan, Museum Kartini, Benteng Portugis, Monumen AriAri, Pendopo Kabupaten Jepara, Klenteng Hian Thian Siang Tee), Wisata Buatan (Jepara Ourland Park dan Kura-kura Ocean Park), Wisata belanja (Sentra Seni Ukir dan Patung Mulyoharjo, Sentra Tenun Ikat Troso, Sentra Kerajinan Monel). Potensi wisata yang dimiliki Kabupaten Jepara  tersebut diharapkan  dapat menjadi wisata terpadu Kabupaten Jepara dan dapat mendukung Potensi pengembangan Wisata Pulau Panjang.

Kabupaten Jepara sangat mendukung dalam hal pembangunan pariwisata, hal ini dapat dilihat dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan beberapa kajian pariwisata yang telah dilaksanakan, potensi yang dimiliki Jepara untuk pengembangan pariwisata sangat banyak dengan pangsa pasar tidak hanya wisatawan lokal melainkan sudah dikenal baik wisatawan nusantara bahkan wisatawan asing sebagai penyangga Kepulauan Karimunjawa yang sudah ditetapkan sebagai Kawasan Strategis Nasional. Untuk mendorong pertumbuhan pariwisata tersebut, Kabupaten Jepara menawarkan pengembangan potensi wisata Pulau Panjang kepada para investor dengan investasi sekitar Rp. 30.000.000.000,- (tiga puluh milyar rupiah), investor akan mendapatkan hak pengembangan dan pengelolaannya dengan memepertimbangkan aspek lingkungan dan menggandeng masyarakat sekitar sebagai kontribusi dan reduksi dampak sosial sehingga dapat dikembangkan Aqua Edu Culture Park - Panjang Island yang berdaya saing tinggi serta memberikan pengalaman yang berbeda untuk wisatawan.  

 

Nilai Investasi Rp30,80 miliar
Skema Investasi

Build Operate Transfer (BOT) dengan Pemerintah Kab. Jepara

Kondisi Saat Ini

Pulau Panjang adalah pulau yang terdapat di Kabupaten Jepara yang berbatasan dengan laut jawa.  Pulau Panjang memiliki luas kurang lebih 192.000 m2, berjarak 1,5 mil laut (2,5 Km) atau sekitar 15 menit dari dermaga Pantai Kartini, Jepara ataupun sekitar 20 menit dari Pantai Bandengan, dengan menggunaan perahu. Pulau ini memiliki pasir putih dengan dikelilingi laut dangkal berair jernih serta memiliki terumbu karang. Bagian tengah Pulau Panjang terdapat hutan tropis dengan pohon yang tinggi menjulang serta diselingi perdu dan semak sebagai tepat burung laut berkembang biak. Terdapat makam Syekh Abu Bakar yang menjadikan Pulau Panjang juga sebagai daya tarik wisata religi.  Sesuai PERMEN KP No. PER. 17/MEN/2008  tentang Kawasan Konservasi WP3K, Pulau Panjang merupakan kawasan Konservasi Pesisir dan Pulau Kecil dengan jenis Taman Pulau Kecil. Kebijakan SK Bupati Jepara tentang Pencadangan  Pulau Panjang sebagai Taman Pulau-Pulau Kecil  Nomor 522.5.2/728 Tahun 2013, tanggal 27 Desember 2013 dimana Pulau Panjang diperuntukkan sebagai kawasan konservasi pesisir pulau kecil dengan jenis taman pulau kecil  sehingga pembangunan di Pulau Panjang harus sangat dibatasi.   

Pulau Panjang memiliki kekayaan alam berupa: 

  1. Vegetasi (mangrove, pinus, randu, petai cina, putri malu, pandan, waru laut dan kangkung laut)
  2. Jenis burung yang dilestarikan dan dilindungi sesuai SK Bupati Jepara No. 246 Tahun 2010 tentang Penetapan Jenis/Spesies Burung yang Dilindungi dan Dilestarikan di Pulau Panjang (Kuntul Kerbau, Kowak Malam Abu, Kuntul Karang, Burung Cangak dan Burung Dara Laut) 
  3. Biota laut (ikan karang, rajungan, terumbu karang dan lamun) yang menarik untuk dilihat dan dipelajari. 

Di Pulau Panjang terdapat makam Syekh Abu Bakar yang sering dikunjungi wisatawan untuk berziarah. Pengunjung yang datang ke Pulau Panjang terdiri dari 2 jenis pengunjung, yaitu wisatawan yang bertujuan untuk wisata alam atau wisata bahari dan pengunjung yang datang untuk melakukan ziarah makam Syeikh Abu Bakar yang merupakan salah satu tokoh ulama yang menyebarkan agama Islam di Kabupaten Jepara. Pulau Panjang juga sering dikunjungi wisatawan saat adanya pesta “LOMBAN”. Pulau Panjang dapat dikunjungi setiap hari, dan dapat dikunjungi hingga jam 4 sore saja. Untuk dapat masuk ke Pulau Panjang dikenakan dengan tiket masuk Rp.3.000,00 per orang, dengan puncak keramaian pada akhir pekan atau hari libur. Untuk wisata religi yang ada setiap tahun, sekurang-kurangnya 4 kali diadakan peringatan sehingga Pulau Panjang dipenuhi oleh peziarah dan puncaknya diadakan bulan Syuro (Muharam), sedangkan wisatawan yang bertujuan untuk melakukan wisata alam, dapat berjalan-jalan menikmati suasana pantai dengan pasir putih, bermain air di pantai yang didukung ombak yang relatif kecil, Snorkeling, bermain dengan kapal Kano, mengelilingi Pulau Panjang dengan menyewa sepeda yang telah disediakan, dengan biaya Rp.20.000,00 per sepeda dan melakukan camping di area camping ground pinggir pantai, eduwisata (tranplantasi terumbu karang dan lamun laut).  Di Pulau Panjang tidak terdapat penginapan atau homestay, sehingga kebanyakan orang yang bermalam di Pulau Panjang adalah orang yang melakukan camping di pinggir pantai Pulau Panjang. Jenis dagangan yang dijual belikan oleh pedagang di Pulau Panjang adalah makanan ringan, makanan dan minuman, pernak-pernik kerajinan yang berasal dari buatan lokal Kabupaten Jepara, pakaian, dan mainan anak-anak. Lokasi Pedagang yang ada mengumpul di sekitar gerbang masuk Pulau Panjang dan di sekitar makam Syekh Abu Bakar. 

 

 

Ruang Lingkup Proyek

Pembiayaan, konstruksi, operasi dan pengelolaan:

  1. Pelabuhan & Gerbang Utama
  2. Pusat Informasi Pariwisata (TIC)
  3. Kios Makanan dan Souvenir
  4. Bird Park
  5. Mercusuar
  6. Skywalk.

 

Ketersediaan Pasar

Kunjungan wisatawan di Pulau Panjang Kabupaten Jepara selama tahun 2017 sebanyak 36.857 orang dengan sumbangan PAD sebesar Rp. 24.001.000,00 (2015, hanya dari tiket masuk hari sabtu dan minggu). Sedangkan pengunjung Pantai Kartini sebanyak 195.418 orang, pengunjung Pantai Bandengan sebanyak 272.431 orang dimana Pantai Kartini dan Pantai Bandengan merupakan akses utama untuk menuju ke Pulau Panjang, pengunjung Karimun Jawa sebanyak 122.876 orang.

Aqua Edu Culture Park - Panjang Island yang akan di kembangkan di Kabupaten Jepara ini diproyeksikan akan mempunyai jumlah pengunjung sebesar 10% dari jumlah wisatawan domestic dan religi yang datang di Kabupaten Jepara dan 50% dari total jumlah wisatawan mancanegara pada awal operasi dan diproyeksikan akan mengalami peningkatan sebesar 5% pada tahun-tahun berikutnya. 

 

Luas Lahan 19,2 Ha
Sumber Air

Sumber air yang tersedia adalah sumur dangkal

Kelistrikan

Sumber listrik menggunakan Diesel dari PLN

Telekomunikasi

Jalur telekomunikasi menggunakan jaringan telekomunikasi nirkabel. Lokasi ini dijangkau oleh beberapa provider telekomunikasi