KAWASAN EKONOMI KHUSUS KENDAL

Profil Kawasan Industri :

PT Kawasan Industri Kendal (KIK) merupakan satu-satunya pemegang status Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) berbasis industri di Pulau Jawa yang tertuang dalam PP No 85 Tahun 2019. Sehingga para tenant yang berada di dalam Kawasan Industri Kendal akan mendapatkan berbagai benefit salah satunya insentif perpajakan.

Selain itu, Kawasan Industri Kendal juga didukung dengan kelebihan sebagai berikut:
 - Tenaga kerja kompetitif Rp 2.261.775, -
 - Ketersediaan sumber daya manusia yang memadai
 - Makroinfrastruktur yang terintegrasi; kawasan industri kendal terintegrasi langsung dengan pelabuhan kendal, berjarak 5km ke interchange tol trans jawa, 25 Km ke Pelabuhan Internasional Tanjung Mas
 - Mikro Infrastruktur yang lengkap
 - Solusi Layanan Satu Pintu untuk membantu membuat segalanya lancar dalam memulai bisnis. Pendampingan akan dilakukan mulai soal perizinan, perekrutan tenaga kerja, pengelolaan kawasan, dll.

Profil Perusahaan :

PT Kawasan Industri Kendal (KIK) merupakan pengembang kawasan industri berstatus Kawasan Ekonomi Khusus berbasis industri di Pulau Jawa dengan total luas 2,200 Hektar. 
 Saat ini KIK sedang dalam tahap pengembangan fase pertama seluas 1,000 Hektar.

KIK merupakan joint venture antara dua pengembang industri di Asia Tenggara yaitu Sembcorp Development Ltd dan PT Jababeka Tbk. Sebagi projek strategis Nasional, pada Bulan November 2016, PT Kawasan Industri Kendal diresmikan oleh dua Kepala Negara, Presiden RI Joko Widodo dan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong.

Sumber Air

Tersedia 200 lps dari Sungai Blorong 

Kelistrikan

Listrik di Kawasan Industri Kendal menggunakan sistem dual feeder yang berasal dari PLN. Sedangkan untuk jaringan energi, Kawasan Industri Kendal telah bekerja sama dengan Pertagas untuk menyediakan gas industri. Saat ini gas disediakan dengan truk sedangkan untuk pipa gas siap dipakai tahun 2022.

Telekomunikasi

PT Kawasan Industri Kendal menggunakan jaringan telekomunikasi dengan infra fiber optik dan telah bekerja sama dengan empat vendor pelayanan telekomunikasi.