KAWASAN INDUSTRI TERBOYO SEMARANG (KITS)

KAWASAN INDUSTRI TERBOYO SEMARANG  ( KITS )

Profil Kawasan Industri

KITS adalah kawasan industri yang telah berkembang penuh dengan fokus utama saat ini pada pelayanan purnajual (after sales service).

  • Luas Lahan: Total ± 135 ha, dengan area pengembangan efektif sebesar ± 125 ha.

  • Status Lahan: Okupansi lahan mencapai 100% (terjual habis sejak 2015) dan tidak ada rencana pengembangan tambahan.

  • Data Tenant & Tenaga Kerja:

    • Total Tenant: ± 214 hingga 216 tenant.

    • Status Operasional: 149 tenant beroperasi, 22 dalam tahap konstruksi, dan 43 berhenti beroperasi.

    • Tenaga Kerja: Menyerap sekitar 3.750 pekerja.

  • Jenis Industri: Didominasi oleh pergudangan, mebel, pipa PVC, percetakan, pengolahan ikan, hingga perakitan motor listrik.

  • Fasilitas & Infrastruktur:

    • Jaringan listrik 3 Phase (PLN) dan Jaringan Air Bersih (Deep Well).

    • Jaringan telepon, internet berlangganan, dan menara BTS.

    • Keamanan dan Pondok Boro/Buruh.

    • Catatan: Tidak tersedia IPAL dan jaringan gas

Profil Perusahaan

PT Merdeka Wirastama merupakan pengelola resmi Kawasan Industri Terboyo Semarang (KITS) yang berfokus pada pembangunan dan pengelolaan kawasan industri.

Sumber Air

Pemenuhan kebutuhan air bersih di kawasan ini dilayani melalui jaringan sepanjang ± 12.613 M’. Sumber air bersih utama menggunakan sistem sumur dalam (Deep Well). Selain itu, kawasan ini didukung oleh sistem drainase dengan panjang saluran mencapai ± 13.562 M’, meskipun kawasan ini tidak memiliki fasilitas IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) terpusat.

Kelistrikan

Kawasan ini didukung oleh jaringan listrik dari PLN dengan panjang jaringan mencapai ± 12.562 M’. Infrastruktur kelistrikan yang tersedia mencakup jaringan listrik 3 Phase untuk menunjang aktivitas industri. Namun, perlu dicatat bahwa kawasan ini tidak memiliki jaringan gas.

Telekomunikasi

Infrastruktur komunikasi di KITS sudah mapan untuk mendukung operasional bisnis para tenant. Fasilitas yang tersedia meliputi jaringan telepon, layanan internet berlangganan, serta keberadaan menara BTS di dalam kawasan guna memastikan stabilitas sinyal dan konektivitas data