Link berhasil disalin!

Jateng Promosikan Peluang Investasi Energi Surya pada Indonesia Solar Summit 2026

A

Admin

15 Jul 2026
Jateng Promosikan Peluang Investasi Energi Surya pada Indonesia Solar Summit 2026

DENPASAR — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jawa Tengah mempromosikan berbagai peluang investasi energi surya dalam ajang Indonesia Solar Summit (ISS) 2026 yang diselenggarakan di Bali pada 14–16 Juli 2026. Forum yang digagas Institute for Essential Services Reform (IESR) tersebut menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan berbagai pemangku kepentingan untuk mempercepat pengembangan energi surya dan investasi hijau di Indonesia.

Pada sesi Gelaran Surya: Peluang Investasi Daerah pada Energi Surya, Kepala DPMPTSP Provinsi Jawa Tengah, Sakina Rosellasari, memaparkan komitmen Jawa Tengah dalam mendorong investasi berkelanjutan melalui pengembangan energi baru terbarukan (EBT). Menurutnya, investasi hijau telah menjadi salah satu fokus kebijakan penanaman modal daerah sebagaimana tertuang dalam Rencana Umum Penanaman Modal Provinsi Jawa Tengah.

Dalam paparannya, Sakina menjelaskan bahwa Jawa Tengah memiliki potensi besar untuk pengembangan energi surya. Selain telah menjadi lokasi investasi industri panel surya nasional, Jawa Tengah juga memiliki 12 lokasi potensial pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan total kapasitas sekitar 13 GW. Potensi tersebut tersebar di sejumlah kabupaten, antara lain Boyolali, Wonogiri, Semarang, Kudus, Cilacap, Brebes, Rembang, Wonosobo, dan Banjarnegara.

“Jawa Tengah berkomitmen mewujudkan daerah sebagai destinasi investasi hijau melalui pengembangan energi terbarukan, pemberian kemudahan investasi, serta penguatan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Sakina Rosellasari dalam pemaparannya.

Lebih lanjut, Sakina menyampaikan bahwa pengembangan energi surya tidak hanya mendukung target transisi energi nasional, tetapi juga menjadi peluang strategis untuk meningkatkan daya saing industri di tengah meningkatnya tuntutan pasar global terhadap produk yang dihasilkan dengan energi bersih dan berkelanjutan.

Sebagai bentuk dukungan terhadap investasi hijau, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga terus mendorong pemberian insentif dan kemudahan penanaman modal, termasuk bagi pelaku usaha yang telah menerapkan energi baru terbarukan dalam proses produksinya. Selain itu, sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan terus diperkuat guna mempercepat penyediaan energi bersih yang berkelanjutan bagi masyarakat dan dunia usaha.

Melalui partisipasi dalam Indonesia Solar Summit 2026, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berharap semakin banyak investor yang melihat potensi besar sektor energi surya di Jawa Tengah sekaligus memperluas kolaborasi dalam mewujudkan pembangunan ekonomi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. (Humas DPMPTSP Jateng)

Bagikan Artikel