Link berhasil disalin!

Jateng–Fujian Perkuat Kemitraan Investasi, Kepala DPMPTSP Jateng Teken MoU Dorong Peluang Usaha dan Perdagangan

A

Admin

23 Jul 2026
Jateng–Fujian Perkuat Kemitraan Investasi, Kepala DPMPTSP Jateng Teken MoU Dorong Peluang Usaha dan Perdagangan

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Fujian, Tiongkok, kembali memperkuat hubungan kerja sama melalui penandatanganan dua kesepakatan strategis yang berfokus pada investasi, perdagangan, dan pertukaran pemuda. Penandatanganan tersebut berlangsung di Gumaya Tower, Kota Semarang, Rabu (22/7/2026), dan disaksikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, serta Wakil Gubernur Fujian Zhao Zenglian.

Fokus utama kerja sama kali ini adalah penguatan investasi dan perdagangan antara kedua daerah. Kesepakatan tersebut ditandatangani oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jawa Tengah, Sakina Rosellasari, bersama Departemen Perdagangan Provinsi Fujian.

Melalui nota kesepahaman (MoU) tersebut, kedua pihak sepakat untuk mempererat komunikasi dan kolaborasi antara pelaku usaha serta asosiasi industri di Jawa Tengah dan Fujian. Selain itu, kedua belah pihak juga akan memberikan dukungan bagi delegasi bisnis yang melakukan kunjungan dalam rangka promosi investasi dan perdagangan, serta memanfaatkan berbagai pameran dan kegiatan eksposisi sebagai sarana promosi dua arah.

Kerja sama ini juga mencakup upaya perlindungan hak dan kepentingan perusahaan yang terlibat dalam kegiatan investasi dan perdagangan, penguatan mekanisme berbagi informasi melalui platform bersama, serta pembentukan Joint Liaison Group yang bertugas mengoordinasikan pelaksanaan kerja sama, memantau perkembangan kegiatan, dan menjaga komunikasi secara berkelanjutan.

Selain kerja sama investasi, Jawa Tengah dan Fujian juga menandatangani kesepakatan mengenai program pertukaran pemuda yang akan dilaksanakan setiap tahun. Program tersebut bertujuan memperluas wawasan generasi muda kedua daerah melalui pembelajaran di berbagai sektor strategis.

Wakil Gubernur Fujian, Zhao Zenglian, menyampaikan bahwa kunjungannya ke Jawa Tengah kali ini difokuskan untuk melihat perkembangan berbagai kerja sama yang telah dibangun sebelumnya, termasuk di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB).

“Kami lakukan beberapa agenda di Jawa Tengah serta perjalanan ke KITB (Kawasan Industri Terpadu Batang). Tujuan perjalanan kali ini lebih fokus pada kesepakatan dua negara untuk realisasi. Kunjungan kali ini sangat berhasil. Di KITB kami juga melihat perusahaan atau tenant di kawasan industri, sudah ada komunikasi sangat bagus,” katanya.

KITB sendiri merupakan bagian penting dari pengembangan program Two Countries Twin Parks antara Indonesia dan Tiongkok, khususnya kerja sama Jawa Tengah dan Fujian. Kawasan ini menjadi salah satu pintu masuk strategis bagi investasi yang diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi kedua wilayah.

Sekda Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Pemerintah Provinsi Fujian dan berharap kerja sama investasi yang telah terjalin dapat terus berkembang.

“Tidak hanya KITB, Jawa Tengah ada banyak kawasan industri. Kerja sama terkait investasi dan perdagangan dari Fujian sangat kami harapkan,” katanya.

Menurut Sumarno, potensi kerja sama tidak hanya terbuka pada sektor investasi, tetapi juga perdagangan yang dapat mendorong peningkatan ekspor produk unggulan Jawa Tengah ke pasar Fujian dan Tiongkok, mulai dari produk perikanan, pertanian, hingga UMKM.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk terus memberikan kemudahan dan dukungan bagi investor yang ingin mengembangkan usahanya di wilayah Jawa Tengah.

“Ini wujud persaudaraan Jawa Tengah dan Fujian semakin kuat. Supaya lebih kuat lagi maka banyak kerja sama yang harus direalisasikan,” jelasnya.

Penandatanganan MoU oleh Kepala DPMPTSP Provinsi Jawa Tengah, Sakina Rosellasari, menjadi langkah konkret dalam memperluas peluang investasi dan perdagangan antara Jawa Tengah dan Fujian, sekaligus memperkuat posisi Jawa Tengah sebagai destinasi investasi yang terbuka, kompetitif, dan siap menjalin kemitraan global. (Humas DPMPTSP Jateng)*Al

Bagikan Artikel