Strategi Investasi Saham Bagi Para Investor Milenial
Strategi Investasi Saham Bagi Para Investor Milenial
Tanggal Publish : 13-04-2020

Masa muda memang menjadi masa yang paling tepat untuk mencoba hal-hal baru, hal ini tentu demi untuk meningkatkan kualitas diri serta membangun kesejahteraan terhadap diri sendiri. Salah satu yang dapat anda coba supaya lebih sejahtera adalah investasi saham. Di zaman yang sudah semakin maju ini, keterbukaan mengenai pasar modal sudah mulai nampak. Kini, semua orang dapat berinvestasi dan bermain saham di pasar modal. Pasalnya, dahulu hanyalah orang-orang yang memiliki uang banyak  saja yang bisa menjadi investor.

Bagi para milenial, memahami apa itu saham dan seluk beluknya adalah suatu keharusan. Dengan begitu, anda tidak akan salah langkah jika ingin berinvestasi di kemudian hari. Perlu anda ketahui bahwa investasi jenis ini sangatlah berpotensi dalam memberikan keuntungan besar bagi anda dalam jangka waktu yang lama. Akan tetapi investasi jenis ini memiliki risiko yang cukup besar. Maka dari itu, anda harus mempelajarinya lebih dalam.

Saham merupakan bukti penyertaan dalam bentuk kertas yang diterbitkan oleh perusahaan yang ada di Bursa Efek Indonesia (BEI) kepada para investor. Nilai jual saham akan bernilai tinggi apabila kondisi keuangan perusahaan tersebut baik atau sehat. Dalam melakukan investasi saham, para investor membutuhkan perusahaan atau broker dalam melakukan transaksi di BEI.

Sebelum memilih broker, anda harus melakukan riset terlebih dahulu, sebab memilih broker tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Anda bisa melakukan riset melalui internet atau bertanya langsung kepada teman maupun kerabat yang sudah berpengalaman dalam bidang investasi saham. Ketika akan memilih broker, pastikan dulu bahwa broker yang dipilih sudah terdaftar dan juga sudah mengantongi izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Setelah mendapatkan broker saham yang tepat, langkah selanjutnya adalah melakukan pembukaan rekening di satu ataupun beberapa perusahaan, dengan menyertakan identitas diri. Selain itu, anda juga akan diminta untuk menandatangani surat perjanjian terkait hak dan kewajiban antara kedua belah pihak.

Sama halnya dengan jenis investasi lain, saham juga memiliki berbagai macam keuntungan dan juga kerugian. Dengan menerapkan prinsip jual saham saat harga tinggi, dan membelinya saat harga turun, anda sudah mengetahui tentang untung rugi dari investasi saham.

Strategi Investasi Saham Bagi Milenial

Bagi anda kaum milenial, berikut ini adalah strategi dasar yang bisa anda terapkan saat ingin memulai investasi saham.

1.   Selalu pantau kondisi ekonomi

Jika anda sudah memutuskan untuk berinvestasi, maka anda harus selalu mengikuti perkembangan ekonomi ataupun berita yang berkaitan dengan ekonomi baik di dalam negeri maupun secara global. Sebab, investasi saham sangat bergantung pada kondisi ekonomi. Investasi saham akan menguntungkan jika kondisi ekonomi sedang stabil atau meningkat.

2.   Mulailah investasi dalam jumlah kecil

Seperti yang kita ketahui bahwa investasi saham adalah jenis investasi yang sangat menggiurkan terkait keuntungan yang akan didapat. Namun, bagi anda yang masih baru mencoba jenis investasi ini, sebaiknya mulailah dari jumlah yang kecil saja. Misalnya Rp. 1 juta sampai Rp 5 juta. Hal ini bertujuan supaya meminimalisir kerugian yang mungkin saja terjadi.

3.   Pilihlah broker yang terpercaya

Untuk anda yang ingin memilih investasi saham, memilih broker yang terpercaya merupakan salah satu keharusan yang wajib kamu lakukan. Cobalah untuk membandingkan satu broker dengan broker lainnya, dengan melihat reputasi yang dimilikinya. Hal terakhir yang harus anda perhatikan yaitu pastikan apakah perusahaan tersebut sudah memiliki izin dari OJK.

Keuntungan Investasi Saham

1.   Capital gain

Capital gain adalah keuntungan yang akan didapatkan dari hasil selisih harga jual dengan harga beli saham. Hal ini dapat terjadi apabila banyak aktivitas perdagangan di bursa efek. Supaya anda mendapatkan untung, maka anda harus menjual saham dengan harga lebih tinggi dibandingkan ketika anda membelinya.

2.   Dividen

Dividen merupakan pembagian laba yang akan diberikan oleh pihak perusahaan kepada para investor. biasanya, pihak perusahaan tidak akan memberikan keseluruhan labanya kepada para investor. hal ini terjadi karena sebagian laba akan digunakan kembali untuk mendanai kegiatan bisnis perusahaan pada tahun berikutnya.

Risiko Investasi Saham

1.   Capital loss

Capital loss adalah kondisi ketika investor mengalami kerugian karena harga saham yang turun drastis dibandingkan dengan saat anda membelinya pertama kali.

2.   Likuidasi

Likuidasi adalah kondisi dimana perusahaan tempat anda menaruh saham mengalami kerugian atau kebangkrutan. Oleh karena itu, terdapat anjuran untuk tidak menanam saham di satu perusahaan saja. Sebab, jika terjadi hal demikian, maka para investor tidak akan menerima kembali dana yang sudah mereka investasikan. Hal ini berbeda saat anda menanam saham di beberapa perusahaan. Ketika satu perusahaan mengalami kebangkrutan, anda masih memiliki harapan lain di perusahaan berbeda.

 

Itulah beberapa penjelasan terkait investasi saham serta strategi yang dapat dijadikan referensi oleh para investor milenial. Perlu diingat bahwa berinvestasi memiliki dua kemungkinan, bisa saja untung dan juga rugi. Hal yang perlu anda siapkan hanyalah pengetahuan terkait strategi investasi, supaya anda tidak merugi atau pun tertipu dengan investasi abal-abal.

Baca Berita Lainnya