Kabupaten Klaten

Kabupaten Klaten

Kabupaten Klaten

Kabupaten Klaten pada mulanya adalah bekas daerah swapraja Surakarta. Ada yang menyebutkan Klaten berasal dari kata Melati (Jawa : Mlathi) yang berubah menjadi kata Klathi, sehingga memudahkan ucapan kata Klathi -berubah menjadi kata Klaten. Menurut topografi, Kabupaten Klaten terletak di antara Gunung Merapi dan Pegunungan Seribu dengan ketinggian antara 75-160 meter di atas permukaan laut. Batas wilayah Kabupaten Klaten di sebelah utara adalah Kabupaten Boyolali, sebelah timur Kabupaten Sukoharjo, sebelah selatan Kabupaten Gunungkidul, dan sebelah barat Kabupaten Sleman (DIY). Kabupaten Klaten terbagi menjadi 26 kecamatan, antara lain : Prambanan, Gantiwarno, Wedi, Bayat, Cawas, Trucuk, Kalikotes, Kebonarum, Jogonalan, Manisrenggo, Karangnongko, Ngawen, Ceper, Pedan, Karangdowo, Juwiring, Wonosari, Delanggu, Polanharjo, Karanganom, Tulung, Jatinom, Kemalang, Klaten Selatan, Klaten Tengah, Klaten Utara.

Infrastuktur Pendukung

,

Ringkasan

Luas Kabupaten/Kota

65.556 ha

Jarak ke Semarang

111,3 km

RTRW

Kawasasan Peruntukan Industri seluas 816 ha

Pendapatan Perkapita

- PDRB atas dasar harga berlaku: USD 2.288,51; - PDRB atas dasar harga konstan: USD 1.600,68

Pertumbuhan Ekonomi

5,57 % (2019)

Tingkat Inflasi

2,64 % (2019)

Total Populasi

1.174.986

Ketersediaan Angkatan Kerja

7.920

UMK

USD 131,61

Komposisi Usia

Pada 2017 populasi berusia 15 tahun ke atas menurun menjadi 77%