Kabupaten Kebumen

Kabupaten Kebumen

Kabupaten Kebumen

Nama Kebumen konon berasal dari kata kabumian yang berarti sebagai tempat tinggal Kyai Bumi. Masyarakat Kabupaten Kebumen umumnya menggunakan bahasa Jawa untuk bahasa sehari – hari. Namun jika dilihat logatnya, bahasa yang dituturkan oleh masyarakat Kabupaten Kebumen terbagi dalam beberapa logat. Kabupaten Kebumen merupakan kabupaten penghasil kelapa terbesar ketiga di Pulau Jawa. Hal ini dapat dijadikan sebagai potensi untuk dimanfaatkan olahannya menjadi gula semut organik melihat mulai banyaknya masyarakat yang menggunakan gula semut untuk dikonsumsi karena dampaknya yang baik bagi kesehatan.

Infrastuktur Pendukung

Telecommunication networks, Electricity, Water resources and raw water supply, Adequate sanitation facility,

Ringkasan

Luas Kabupaten/Kota

128.111,50 ha

Jarak ke Semarang

180 km

RTRW

- Kawasan Lindung: 3.843 ha; - Area yang Dilindungi di luar Area: 23.410 ha; - Ruang Terbuka Kota: 4.478 ha; - Kawasan Lindung Geologis: 23.234 ha

Pendapatan Perkapita

- PDRB Atas Harga Berlaku (2017): IDR 23.968.322,67; - PDRB dengan Harga Konstan (2017): 17.743.915.15 IDR

Pertumbuhan Ekonomi

4,58% (2018)

Tingkat Inflasi

3,14% (2018)

Total Populasi

1.197.982

Ketersediaan Angkatan Kerja

593.658

UMK

USD 120,43

Komposisi Usia

Populasi berumur 15 tahun ke atas (2017): 888.138