Kabupaten Temanggung

Kabupaten Temanggung

Kabupaten Temanggung

Kabupaten Temanggung memiliki luas wilayah 87.065 Ha dan berada di tengah–tengah tiga pusat kegiatan ekonomi di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta yaitu Semarang, Yogyakarta dan Purwokerto. Laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Temanggung pada tahun 2017 memang lebih rendah apabila dibandingkan dengan Provinsi Jawa Tengah dan Nasional, namun pemerintah memiliki cara untuk meningkatkan salah satunya dengan mengembangkan pariwisata yang ada di Kabupaten Temanggung. Pengembangan wisata yang dilakukan adalah pariwisata berbasis komunitas yang memiliki peluang lebih untuk mengembangkan objek –objek dan atraksi wisata berskala kecil. Pariwisata berbasis komunitas ini akan melibatkan masyarakat sekitar dalam pengembangannya dan saat ini sudah mulai dijalankan salah satunya di Kecamatan Kledung. Selain pengembangan wisata di Kecamatan Kledung, juga akan dikembangkan rest area Kledung yang nantinya juga dapat mendukung wisata yang ada.

Infrastuktur Pendukung

Energy and electricity networks, Telecommunication networks, Water resource networks and raw water suppy warranty, Transportation networks,

Ringkasan

Luas Kabupaten/Kota

87.065 ha

Jarak ke Semarang

77 km

RTRW

Kawasan Peruntukan Industri Kranggan-Pringsurat seluas 586 ha

Pendapatan Perkapita

PDRB menurut Harga Berlaku (2017): Rp 18.833.169,01. PDRB atas dasar Harga Konstan (2017): Rp 13.724.464,81

Pertumbuhan Ekonomi

4,68%

Tingkat Inflasi

3,12 %

Total Populasi

772.289

Ketersediaan Angkatan Kerja

10.525

UMK

USD 120,14

Komposisi Usia

Kelompok usia kerja (15 hingga 64 tahun): 614.521. Rasio ketergantungan total (lebih muda dari 15 tahun dan lebih tua dari 65 tahun): 173.743